Allah SWT telah menentukan media untuk membersihkan jiwa dan Rasullulah SAW telah menjelaskan media tersebut agar dapat sampai ke tujuan. Karena itu Tazkiyatun nufus (pembersih jiwa) sam sekali tidak memiliki cara yang khusus selain ajaran Islam itu sendiri. yaitu dengan kaidah kaidah sebagai berikut :
(1) Mendalami Syari'at islam secara Menyeluruh, karena dengan mengetahui islam secara menyeluruh mak islam dalah Tazkiyatun nufus karena islam mengajarkan Kebersihan, kesucian,Perkembangan dan keutamaan. Barang siapa yang mendapatkan petunjuk dengannya, maka hatinya telah dipenuhi dengan keimanan dan dia telah berada diatas cahaya Allah SWT sesuai dengan QS. Al-An'aam:125)
Penyucian Anggota badan (Wudhu dan lain-lain) diungkapkan secara bergandengan dengan penyucian hati, karena itu diungkapkan setelah penyucian anggota badan yang akan menjaga mereka dari kotoran syaitan, juga dapat meneguhkan mereka didalam kebenaran
Shalat merupakan Tazkiyatun nufus karena shalat dapat membersihkan jiwa dan badan dari setiap perbuatan keji dan kemungkaran oleh karena itu didalam sholat tersebut ada tiga hal yang sangat penting, yaitu ikhlas, takut kepada Allah dan dzikrullah (mengingat Allah) dengan Ikhlas memerintahkan orang yang melaksanakan shalat untuk melakukan kebaikan, takut kepada Allah dapat mencegahnya dari melakukan kemungkaran, sedangkan dzikir kepada Allah menjadikan pandangannya lebih tajam. Zakat merupakan Penyucian Hartasesuai firaman Allah SWT di QS.At-Taubah:103) Puasa adalah Penyucian sebagaimana diungkapkan Allah SWT di QS.Al-Baqarah:183. Rasulullah SAW memberitakan puasa adalah salah satu sebab pengampunan dosa, terbebas dari api Neraka, dan masuk surga dan puasa lebih mengutamakan jiwa daripada nafsu syahwat akhirnya dia akan mendapatkan ketenangan.Haji, Qurban, dan Akhlak mulia (Jujur/Benar), Toleransi dan memaafkan dalam bermuamalah.
Maka barangsiapa yang melakukan kebajikan, berarti dia telah bertakwa, dan barangsiapa yang bertakwa berarti telah menyucikan jiwa.Karena jiwa dan hati akan selalu tenang jika melakukan kebajikan.Dari Wabish bin Ma'bad, beliau berkata:"Aku mendatangi Rasulullah SAW, lalu beliaau bersabda: Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan dan dosa?" benar, Jawabku. Rasulullah SAW kemudian bersabda"Bertanyalah pada hatimu! kebajikan adalah sesuatu yang jiwa tentram padanya dan hati tenang terhadapnya, sedangkan dosa adalah sesuatu yang jiwa bimbang padanya dan hati raguterhadapnya, sekalipun orang-orang yang menfatwakan(nya) padamu dan merekapun menganjurkan(nya) untukmu.
Kesempurnaan seorang makhluk itu tergantung pada perwujudan ibadahnya kepada Allah, jika penghambaan dirinya kepada Allah bertambah, maka kesempurnaan dirinya pun bertambah dan derajatnyapun akan semakin tinggi
Sumber : Tazkiyatun Nufus Para Nabi (syaikh Salim bin 'Ied al--Hilali)
Sumber : Tazkiyatun Nufus Para Nabi (syaikh Salim bin 'Ied al--Hilali)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar