Jumat, 05 November 2010

MENIPU

Akhlak menipu yang tercela itu banyak bentuknya seperti kami uraikan berikut :

Pertama : Jika seseorang menghiasi perbuatan yang buruk, jahat atau rusak agar saudaranya terjerumus kedalam kerusakan itu.

Kedua : Menunjukan sesuatu pada luarnya yang bagus dan baik dengan menyembunyikan bagian dalamnya yang buruk dan rusak

Ketiga : Menampakkan apa yang menyelisihi maksud hatinya, merahasiakannya untuk menipu, memperdaya dan mengelabui dengannya.yang buruk dan rusak.

Keempat : Sengaja merusak harta orang lain, atau istrtinya, anaknya pembantunya, kawannya dengan memfitnah atau mengadu domba.

Kelima : Berjanji menjagakan diri seseorang atau harta atau rahasia, kemudian mengkhianati

Allah SWT berfirman : "Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang Mukmin dan Mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata" (Al-Ahzab:58)

Rasulullah SAW melewati onggokan makanan di dalam karung besar, beliau memasukan tangan ke dalamnya kemudian jari-jari beliau menyentuh benda basah, beliau SAW bertanya, "Apa ini hai penjual makanan? "Penjual menjawab, "Terkena hujan Ya Rasulullah? Rasul SAW menasehati, kenapa tidak kamu letakkan di atas makanan sehingga orang-orang mengetahui? Siapa yang menipu, maka tidak termasuk golonganku." (HR Muslim 102)

Tidak ada komentar: