Kezhaliman dengan tiga macamnya telah diharamkan didalam kitab suci al-qur'an dan as-Sunnah an-Nabawiyah.
Allah berfirman "Barangsiapa di antara kamu yang berbuat zhalim, niscaya kami rasakan kepadanya adzab yang keras (Al-Furqan:19)
"wahai para hambaKu, sesungguhnya Aku mengharamkan kezhaliman atas diriKu, dan Aku jadikan haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi" (HR.Muslim 2577).
Rasulullah SAW juga bersabda "Takutlah kamu (jangan sampai) berbuat aniaya, sebab aniaya itu kegelapan di hari Kiamat (HR.Muslim 2578)
"Siapa yang mengambil hak seorang Muslim dengan sumpahnya, maka Allah memastikan baginya neraka, dan mengharamkan baginya surga." Seseorang bertanya,"Meskipun hanya sepele duhai Rasulullah?" beliau menjawab, "Meskipun hanya sekerat batang siwak" (HR.Muslim 137)
Macam-Macam kezhaliman
Pertama : Kezhaliman hamba kepada Tuhannya (yang pada hakekatnya bukan menzhalimi Tuhan, akan tetapi kembali kepada diri sendiri). Kezhaliman ini berupa kufur kepadaNya. Allah SWT berfirman,"Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar" (Lukman:13)
Kedua : Kezhaliman hamba kepada sesama hamba dan makhluk Allah lainnya, yaitu dengan mengganggu kehormatan, fisik atau harta secara tidak haq. Nabi SAW bersabda :"siapa yang mengambil hak seorang Muslim dengan sumpahnya, maka Allah memastikan baginya neraka, dan mengharamkan baginya surga."Seseorang bertanya"Meskipun hanya sepele duhai Rasulullah ?" Beliau menjawab,"Meskipun hanya sekerat batang siwak" (HR.Muslim 137)
Ketiga : Kezhaliman hamba kepada dirinya sendiri, berupa merusak diri dan merasakannya dengan pengaruh berbagai dosa dan kejahatan, keburukan dari maksiat kepada Allah dan Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman: "Mereka tidak menzhalimi kami, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." (Al-Baqarah:57)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar