Selasa, 31 Agustus 2010

Ahlus Sunnah Wal Jama'ah


Aqidah menurut manhaj Salafush Shalih mempunyai beberapa keistimewaan dan ciri khas yang unik, yang menjelaskan ketinggian nilainya dan keharusan untuk berpegang teguh padanya. Diantara keistimewaannya:

Pertama: Aqidah Salafush Shalih adalah satu-satunya cara untuk mencegah berbagai perselisihan dan timbulnya golongan-golongan, menyatukan barisan kaum muslimin pada umumnya dan ulama serta para juru dakwah pada khususnya. Sebab, aqidah yang benar itu merupakan wahyu Allah Ta'ala dan petunjuk Nabi-Nya SAW, serta jalan yang ditempuh oleh generasi pertama, yaitu para Sahabat yang mulia. Perkumpulan apa pun yang berlandaskan kepada selain aqidah yang benar ini pasti akan berakhir dengan perpecahan dan pertentangan diantara kaum Muslimin sebagaimana yang kita saksikan saat ini." Dan barang siapa menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang Mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, Jahannam itu seburuk buruk tempat kembali (QS. An-Nisaa' 115)

Kedua: Aqidah Salafus Shalih menyatukan dan menguatkan barisan kaum Muslimin, serta memperkokoh persatuan mereka di atas kebenaran, karena aqidah tersebut sebagai respons atas FirmanNya: "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai...(QS.Ali Imran:103)

Ketiga: Aqidah Salafus Shalih menghubungkan seorang Muslim secara langsung dengan Allah Ta'ala dan Rasulnya SAW, yaitu dengan kecintaan dan pengagungan keduanya serta tidak mendahului Allah Ta'ala dan Rasulnya SAW (Dalam menetapkan suatu hukum). Yang demikian itu karena sumber hukum aqidah Salaf adalah firman Allah dan sabda Rasul-Nya, jauh dari permainan hawa nafsu dan syubhat, serta bersih dari pengaruh-pengaruh luar, baik itu filsafat, ilmu kalam, maupun nasionalisme. Jadi sumber aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah tiada lain adalah al-Qur-an dan as-Sunnah.

Keempat: Sesungguhnya aqidah Salafush Shalih mudah, praktis, dan jelas, tidak ada kesamaran dan kesukaran didalamnya, dan tidak bertele-tele. Orang yang beraqidah semacam ini akan senang hatinya, tenang jiwanya, jauh dari kebimbangan, prasangka, was-was, bisikan syaitan, dan hatinya sejuk karena ia berjalan diatas petunjuk Nabi SAW ummat ini dan para Sahabat RA yang mulia."Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasulnya-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-oraang yang benar. (QS Al-Hujuraat :15)

Kelima Aqidah Salafush Shalih merupakan faktor yang paling agung untuk dapat mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala dan mendapatkan keridhaan-Nya








Tidak ada komentar: